Bansos Tunai Rp300 Ribu Tidak Boleh Dipotong Sepeserpun

Sejumlah warga berkerumun ambil bansos di kawasan Bedahan, Sawangan (Istimewa)

MARGONDA—Dinas Sosial (Dinsos) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menerbitkan Surat Pemberitahuan tentang Bantuan Sosial (Bansos) Tunai atau BST Tahun 2021.

Surat dengan Nomor 460/074-Linjamsos tanggal 15 Januari 2021 yang ditandatangani oleh Kepala Dinsos Kota Depok, Usman Haliyana, itu menginformasikan lima poin.

Dibaca Juga: https://depoktoday.hops.id/kerumunan-warga-depok-ambil-bansos-jadi-sorotan/

Pada poin pertama, Dinsos Kota Depok menyebutkan penyalur BST di Kota Depok adalah PT Pos Indonesia dengan nilai Bansos Rp 300.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Poin kedua, penerima BST ini tidak diperuntukan bagi KPM yang sudah menerima Bansos reguler Kementerian Sosial RI yaitu Bansos PKH dan BSP/BPNT.

“Jika masih ada maka KPM bersangkutan tidak boleh menerima atau dikembalikan ke pihak PT Pos Indonesia,” sebut Kepala Dinsos Kota Depok, Usman Haliyana, dalam surat tersebut.

Poin ketiga, tidak diperkenankan adanya pemotongan Bansos Tunai ini sepeserpun dan oleh pihak manapun.

Poin keempat, pihak kelurahan juga diminta berkoordinasi dengan pihak PT Pos Indonesia terkait jadwal penyaluran dan nama-nama penerima Bansos Sosial Tunai di wilayah masing-masing, untuk menjadi acuan data ditingkat RT/RW.

Poin kelima, pelaksanaan kegiatan Bansos Tunai di Kota Depok, agar tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

(ale/*)