Banjir di Jalan Raya Keadilan Kota Depok, Warga: Terimakasih

Banjir di Jalan Raya Keadilan, Pancoran Mas, Kota Depok. (Depoktoday.hops.id)
Banjir di Jalan Raya Keadilan, Pancoran Mas, Kota Depok. (Depoktoday.hops.id)

PANMAS- Banjir setinggi sekira 30 sentimeter terjadi di Jalan Raya Keadilan, kawasan Pancoran Mas. Kondisi ini terjadi saat hujan deras mengguyur Kota Depok pada Jumat malam, 11 Juni 2021.

Banjir di wilayah itu terjadi sejak sekira pukul 18:30 WIB. Salah seorang warga yang sempat mengabadikan peristiwa itu melalui video rekaman di media sosial sempat melontarkan sindiran yang cukup menohok.

“Banjir di Jalan Keadilan. Seperti biasa, hujan enggak hujan banjir, terimakasih-terimakasih, ,” katanya.

Meski banjir, namun sejumlah pengendara motor tetap nekat melintas di kawasan tersebut. Hingga sekira pukul 19:30 WIB, hujan masih melanda sebagian wilayah di Kota Depok.

Sejumlah wilayah rawan banjir di Kota Depok di antaranya, Taman Duta, Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Margonda, Jalan Juanda, kemudian di Kampung Utan, Bukit Cengkeh, Pondok Tirta Mandala.

Lokasi Rawan Banjir dan Longsor Kota Depok

Selain banjir, sejumlah wilayah di kota ini juga rawan longsor. Salah satunya di tebing Kali Pesanggerahan dan Ciliwung.

Baca Juga: Banjir Taman Duta Depok, Warga: Sudah Nggak Aneh

Terkait hal itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok sedang berusaha keras melakukan penanganan, utamanya  terhadap longsor yang terjadi di Kali Pesanggrahan, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan.

Sebagai langkah antisipasi sementara untuk mencegah amblas susulan, DPUPR memasang cerucuk bambu sebagai penanganan sementara.

“Kami akan pasang cerucuk, namun masih menunggu kejelasan pengadaan bambu. Karena ini akan dimasukan ke dalam anggaran kebutuhan mendesak,” kata Kepala DPUPR Dadan Rustandi.

Baca Juga: Hari Pertama Masuk Kerja, Wakil Ketua DPRD Depok ini Tinjau Lokasi Banjir

Pengerjaan masih menunggu keputusan Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya. Sebabnya, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung rencananya akan dilakukan penataan oleh kementerian tersebut.

“Lokasi longsor ini bersebrangan dengan TPA Cipayung. Salah satu faktor terjadinya longsor adalah tumpukan sampah yang sudah overload. Kami akan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok,” katanya.

Dadan berharap, proses penataan TPA Cipayung, segera dilakukan. Dengan begitu, pihaknya bisa menindaklanjuti atau melakukan penanganan permanen. (rul/*)