Viral di Medsos, Rumah Pak Idris Amblas ke Kali Sunter Cilangkap

Sejumlah petugas PUPR membersihkan sisa-sisa runtuhan rumah Idris yang amblas ke Kali Sunter, Cilangkap. (Foto: Depoktoday.com)
Sejumlah petugas PUPR membersihkan sisa-sisa runtuhan rumah Idris yang amblas ke Kali Sunter, Cilangkap. (Foto: Depoktoday.com)

CILANGKAP- Akibat hujan deras, rumah Muhammad Idris, warga RT 04/09, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Depok amblas ke kali pada Senin sore, 24 Mei 2021. Peristiwa itu pun viral di medsos lantaran pemilik rumah dikira wali kota, padahal hanya namanya yang nyaris mirip.

Menurut keterangan Idris, area belakang rumah yang roboh ke kali memang sudah mengalami keretakan sejak sebelum Idul Fitri. Kondisi semakin memburuk saat hujan deras kemarin.

“Pas pulang kerja, hujan gede. Kita kontrol lagi air hujan masuk dari sana (ujung gang) terus ke sini langsung tiba-tiba roboh,” katanya di lokasi kejadian.

Sebagian Rumah Idris yang Amblas ke Kali

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 17:30 WIB. Ruangan yang hancur adalah sebagian ruang tamu sampai kamar mandi. Beruntung saat kejadian tidak ada orang di tempat itu.

“Di sini kurang lebih 10 meter yang amblas,” ujarnya.

Pemilik rumah, Muhammad Idris, saat meninjau rerentuhan rumahnya yang sebagian amblas ke Kali Sunter, Cilangkap, Depok. (Foto: Depoktoday.com)
Pemilik rumah, Muhammad Idris, saat meninjau rerentuhan rumahnya yang sebagian amblas ke Kali Sunter, Cilangkap, Depok. (Foto: Depoktoday.com)

Saat ini, sejumlah petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan atau DLHK Kota Depok sudah dikerahkan untuk menangani tumpukan puing sisa reruntuhan rumah Idris yang menutup aliran Kali Sunter.

“Alhamdulillah semalam pada datang dari macam-macam, banyak dari anggota dewan juga sudah ada, dari KNPI, Tagana, terus sekarang dari PUPR juga sudah datang,” ujarnya.

Adapun total kerugian mencapai sekira Rp 50 juta.

Banjir di Depok 

Hujan deras yang melanda Kota Depok kembali menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Salah satunya di Taman Duta, Kecamatan Sukmajaya. Ketinggian air yang menggenangi kawasan itu sekira 30 hingga 40 senti meter pada Senin 24 Mei 2021.

Febry, seorang warga yang melintas mengungkapkan, banjir di Taman Duta terjadi sejak sekira pukul 16:30 WIB.

“Sudah nggak aneh, tiap hujan deras sebentar saja Taman Duta pasti banjir,” katanya.

Baca Juga: Banjir Taman Duta Depok, Warga: Sudah Nggak Aneh

Buruknya drainase dan kali yang cukup dangkal disebut-sebut menjadi faktor utama penyebab banjir kerap melanda Taman Duta.

“Padahal pemerintah daerah sudah sering janji mau menanggulangi, tapi buktinya masih saja banjir,” kata dia.

Selain di Taman Duta, wilayah lainnya yang kerap dilanda banjir saat hujan deras adalah kawasan Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Margonda, Jalan Juanda, kemudian di Kampung Utan, Bukit Cengkeh, Pondok Tirta Mandala.

Bukan cuma banjir, sejumlah wilayah di Kota Depok juga rawan longsor. (rul/*)