Banjir dan Longsor Renggut Tiga Nyawa di Depok

Korban tewas tertimbun longsor di Depok (Istimewa)

CINERE– Dua warga ditemukan tewas usai tertimbun longsor di Jalan Al Barokah, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Depok, Jawa Barat pada Rabu 1 Januari 2020. Dengan demikian, ada tiga nyawa yang melayang akibat musibah di kawasan tersebut.

Data yang dihimpun menyebutkan, ketiga korban adalah Rumsinah (68 tahun), Amelia (27 tahun), dan seorang bocah berinisial N (8 tahun). Menurut keterangan Adi, tetangga sekitar yang ikut membantu mengevakuasi korban mengatakan, saat ditemukan jasad Amelia sedang merangkul sang adik.

“Posisi kaya berangkulan gitu, saya pas lihat langsung istighfar enggak tega,” katanya

Adi mengaku, jasad Amelia sempat sulit dievakuasi lantaran posisi tubuh bagian bawahnya tertimpa pondasi bangunan pagar yang runtuh dari atas rumahnya. “Badannya sudah kelihatan tapi masih susah diangkat, kakinya tertimpa besi pagar yang runtuh dari atas,” ujarnya

Hingga berita ini dilaporkan, sejumlah petugas gabungan masih berusaha mengevakuasi korban dari reruntuhan bangunan. Di tempat terpisah, seorang warga tewas akibat terseret arus banjir di kawasan Perumahan Puri Citayam Permai II, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

          Data yang dihimpun menyebutkan, korban diketahui bernama Bagas Marsdianto (20 tahun). Kejadian bermula ketika korban yang sedang berada di rumah hendak mendokumentasikan kejadian banjir. Namun nahas, ia tiba-tiba terpeleset dan terjatuh hingga akhirnya terseret arus banjir.

“Jadi di depan rumah korban itu persis kali. Nah saat itu tanggulnya jebol sehingga korban tidak sempat diselamatkan,” kata Kapolsek Bojonggede, Komisaris Polisi Supriyadi

          Korban, mengalami luka serius pada bagian kepala. Saat ini jenazahnya telah dievakuasi dan selanjutnya akan di makamkan tak jauh dari rumah duka. Sementara itu, ketinggian air di kawasan itu mencapai lebih dari sekira 1 meter. Sejumlah warga lainnya telah berhasil dievakuasi petugas ke tempat yang lebih tinggi.

          “Saat ini kami masih berjaga di sekitar lokasi bersama TNI, Damkar dan Tagana,” kata Supriyadi

          Tak jauh dari perumahan tersebut, banjir juga merendam pemukiman warga lainnya dengan ketinggian satu meter akibat luapan situ di kawasan tersebut. (rul/*)