Bangunan Ahmadiyah Depok Disebut Miliki IMB, Begini Respon MUI  

Benarkah Ahmadiyah punya IMB (Foto: Istimewa)
Benarkah Ahmadiyah punya IMB (Foto: Istimewa)

DepokToday- Keberadaan Ahmadiyah telah menuai kontroversi di sejumlah daerah, termasuk Kota Depok. Terkait hal itu, pemerintah setempat bahkan sampai berulang kali menyegel markas aliran agama yang dianggap sesat ini.

Namun belakangan ini beredar kabar jika Ahmadiyah punya izin mendirikan bangunan atau IMB pada bangunan yang disegel tersebut. Adapun bangunan yang dimaksud berada di wilayah Sawangan, Depok.

Baca Juga: Catat, Ini Jadwal dan Lokasi Mobil Keliling PBB Depok Pekan Ini

Lantas bagaimana pendapat Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait keberadaan Ahmadiyah ini. Ketua MUI Kota Depok, Ahmad Dimyati Badruzzaman, kembali menegaskan bahwa ajaran Ahmadiyah sesat dan menyesatkan

“Jadi kami dari umat Islam itu keberatan kalau ada agama Islam tapi akidahnya itu bertentangan yang sangat ketara,” katanya pada awak media, Senin 25 Oktober 2021.

Penggantian plang segel masjid jemaah Ahmadiyah. (Foto: Istimewa)
Penggantian plang segel masjid jemaah Ahmadiyah. (Foto: Istimewa)

Ia menjelaskan, bahwa dalam Islam itu memang ada hilafiah (perbedaan). Tapi perbedaannya itu ada yang istilahnya furuiah (cabang) dan ada usuliah (pokok).

“Jadi kalau kami misalnya NU dan Muhammadiyah kan suka ada perbedaan, itu hanya cabang masalah tidak sampai kepada kufur, tapi kalau sampai usuliah (pokok) kaya misalnya ada nabi setelah Nabi Muhammad, berarti kan mengingkari Qur’an itu jadi kufur, nah ini yang kami keberatan kalau mengatasnamakan Islam,” tegasnya.

Keabsahan IMB Milik Ahmadiyah Depok

Ketika disinggung soal IMB di markas Ahmadiyah Depok, Ahmad Dimyati menilai cacat hukum atau belum sah.

“Ya itu yang tahu persis bagian Pemda, kalau MUI kan nggak tahu persis, katanya sih belum sah punya IMB-nya.”

Baca Juga: MUI Duga Ahmadiyah Depok Eksis Karena Punya Beking di Inggris

Ahmad Dimyati mengakui, bahwa syarat IMB tidak perlu rekomendasi MUI, namun jika berkaitan dengan rumah ibadah, salah satu prosedurnya ada di ranah Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB.

“Iya, cuma FKUB itu juga utusan dari MUI, merekrutnya itu siapa aja orang FKUB, ya MUI yang diminta untuk mengajukan orangnya, tapi kalau untuk masalah perizinan nggak melalui MUI cukup FKUB,” jelasnya.

Baca Juga: Farhat Abbas Dukung Saipul Jamil Jadi Politikus, Ini Partainya

Ahmad Dimyati kembali menegaskan, MUI tidak tahu persis soal bangunan Ahmadiyah memiliki IMB.

“Iya, tidak tahu persis. Tapi yang jelas, kalau Ahmadiyah itu yang punya pandangan nabi setelah Nabi Muhammad itu sesat dan harus diluruskan,” katanya. (rul/*)