Bangun Koalisi Besar, PDIP Bakal Keroyok PKS di Pilkada Depok

Ketua DPC PDIP Depok, Hendrik Tangke Allo. (DepokToday, Rul)

Depok– Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terus memanaskan mesin politiknya untuk menghadapi pertarungan diajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Kota Depok. Salah satu strategi yang belakangan digeber banteng moncong putih itu ialah menggaet sejumlah partai untuk berkoalisi melawan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

          Ketua DPC PDIP Depok, Hendrik Tangke Allo mengungkapkan, sedikitnya ada empat partai yang belakangan intens membangun komunikasi dengan PDIP. Salah satunya yang siap untuk menjadi kawan politik ialah partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra.

“Yang ingin saya sampaikan adalah PDI Perjuangan siap berkoalisi dengan Gerindra. Tetapi kan tidak menutup kemungkinan koalisi ini akan menjadi koalisi besar karena komunikasi yang terbangun ada PDIP, Gerindra, Golkar, PPP dan Demokrat dan mungkin ada lagi,” katanya pada awak media, Sabtu 7 September 2019

Ketika disinggung apakah akan membuka komunikasi politik dengan PKS sebagai petahana, Hendrik menilai peluang itu nyaris mustahil.

“Kami sampai hari ini belum ada komuniaksi resmi dengan PKS. Tapi saya yakin PKS tak akan mau karena dia punya kandidat sendiri,” ujarnya

Lebih lanjut mantan Captain Pilot di salah satu maskapai ternama itu mengatakan, dirinya siap maju dalam Pilkada Depok jika ada instruksi langsung dari Dewan Pengurus Pusat (DPP). Dan menurut Hendrik, salah satu sosok yang cocok mendampinginya adalah Ketua DPC Gerindra Depok, Pradi Supriatna yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok.

“Kalau andaikan saya diperintahkan partai, tentu saya siap. Enggak mungkinlah saya tolak walaupun resikonya saya harus mundur dari legislatif (DPRD). Kalau pak Pradi saya cocok, apalagi kalau didukung partainya. Dokter Farabi dari Golkar juga cocok. Mereka anak-anak muda yang punya kompetensi, punya kapasitas tidak asal nyalon.”

          Namun demikian, kata Hendrik, PDIP tak ingin tergesa-gesa dalam merumuskan pencalonan. Dan saat ini, PDIP maish membuka peluang untuk pendaftaran secara umum untuk jalur dari luar kader internal.

          “Kita sudah buka pendaftaran untuk yang mau ikut seleksi maju di pilkada bersama PDIP. Nanti ada tahapan dan mekanisme yang disiapkan termasuk uji kompetensi. Sampai saat ini baru ada tiga yang akan siap mendaftar. Kalau saya pribadi tergantung partai,” katanya

          Hendrik berharap, siapapun yang diusung PDIP dan partai koalisi adalah sosok yang mengerti dan memahami betul persoalan di Kota Depok.

“Dia harus memahami apa persoalan di kota ini. Harus memiliki latar belakang yang cukup. Kita ingin menunjukan yang kita berikan kepercayaan adalah orang yang berkualitas. Kalau saya ditugaskan oleh ketum saya paham tentang kota ini, saya punya pengalaman di legislatif sebagai Ketua DPRD lima tahun.”

          Untuk diketahui, PDIP, Gerindra dan PKS adalah tiga partai besar yang memiliki kursi terbanyak di DPRD Kota Depok. Dengan kondisi tersebut, maka ketiganya pun berpeluang untuk mencalonkan kandidatnya diajang Pilkada Depok 2020, mendatang. (rul)