Bandel Sih.. Satpol PP Segel Pemancingan di Beji yang Langgar PPKM

Satpol PP segel pemancingan di Beji, Depok (istimewa)
Satpol PP segel pemancingan di Beji, Depok (istimewa)

DEPOK – Karena dianggap menyalahi aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Kota Depok memberhentikan kegiatan pemancingan di kawasan Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji pada Sabtu 10 Juli 2021.

Tidak hanya dihentikan, petugas juga menyegel tempat pemancingan tersebut dan memberikan sanksi lainnya, yaitu berupa denda.

Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny menyebutkan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat yang menyebutkan pemancingan tersebut masih buka dan ada kerumunan di lokasi.

Baca juga: Diburu Polres Jakarta Selatan, Pemuda Depok Terancam Pasal Berlapis

“Kita datangi lokasi dan benar saja, ada sekira ratusan orang yang berkerumun di sana,” beber dia.

Setelah itu, pihaknya bertemu dengan pengelola dan meminta pengunjung membubarkan diri. “Kita langsung tutup dan pengelola terancam denda sebesar Rp5 juta,” ucap dia.

Sanki penutupan dan denda yang diberikan Satpol PP ini menurut dia, sudah sesuai dengan dengan aturan PPKM Darurat yang kini tengah dijalankan.

Dalam aturan itu, sektor usaha non esensial dilarang untuk beroperasi. Warga juga dilarang untuk menggelar kegiatan yang berpotensi membuat kerumunan.

Sebagaimana diketahu, Presiden Joko Widodo resmi memberllakukan PPKM Darurat pada 3 Juli lalu. Kebijakan ini dilaksanakan seiring dengan kasus penambahan COVID-19 yang meningkat secara drastis beberapa pekan terakhir.

Kegiatan esensial yang hanya diperkenankan untuk tetap beroperasi. Untuk kota Depok, selama sepekan pelaksanaan PPKM ini sudah ribuan masyarakat yang ditindak karena melakukan pelanggara. Kota Depok juga memberlakukan penyekatan di sejumlah area yang dinilai menjadi lokasi padat. (lala/*)