Badan Intelijen Polri Salurkan 500 Sembako untuk Depok

Pemberian paket sembako di Polres Metro Depok (Istimewa)

MARGONDA– Sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dinilai rawan terjadi tindak pidana kejahatan. Kondisi ini merupakan imbas dari dampak buruk virus Corona (Covid-19).

Hal itu pun diakui oleh Kasubdit I Badan Intelijen Keamanan Polri, Komisaris Besar Polisi Kurniawan saat berkunjung ke Depok, Jawa Barat. Menurutnya, tingkat kejahatan terjadi karena beberapa faktor.

“Ya mappingnya kalau di situasi kesusahan maka seseorang biasanya akan nekat. Itu sudah korelasi terkait denga situasi manakala sedang kesusahan tidak dapat mendapat situasi yang normal maka mereka (pelaku) akan nekat,” katanya dilansir pada Jumat 15 Mei 2020

Kurniawan mengaku, pihaknya telah melakukan pemetaan terkait hal tersebut. “Kita sudah petakan ada yang bermain kelompok, ada yang sendirian. Terutama kajahatan konvensional. Yang paling rawan di Jabodetabek. Pergeseran pola itu ada tugasnya masing-masing.”

Terkait hal itu, polisi pun tidak akan tinggal diam. Pada kesempatan tersebut, Kurniawan dan jajaran menyempatkan diri memberikan bantuan sembako, khususnya untuk mereka yang belum mendapat perhatian dari pemerintah.

Di Depok sendiri, ada sekira 500 paket sembako yang dibagikan untuk sejumlah kategori. Di antaranya, untuk Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) sebanyak 350 paket dan Ormas 150 paket.

“Sekarang ada kebijakan pemerintah untuk tidak beribadah. Kami yakin mereka juga berdampak mereka juga menjadi agen,” katanya

Sementara itu, Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah berharap, mereka yang mendapat bantuan dapat menjadi agen pemutus mata rantai Corona.

“Aktivitas di lapangan, di masyarakat bisa menjadi contoh supaya wabah berakhir denga menjalankan protokol kesehatan. Dilaksanakan secara disiplin. Mereka yang turun ke masyarakat memberikan kesadaran, kita tidak ingin ini berkepanjangan. Kita ingin segera berakhir kalau berkepanjangan efeknya bisa berdampak tidak baik dari sosial maupun keamanan.” (rul/*)