Babi Ngepet di Bedahan Hoax, GP Ansor Minta Masyarakat Lebih Selektif Menerima Informasi

Ahmad Iyan Ardiansyah
Ahmad Iyan Ardiansyah. (Foto: Istimewa)

MARGONDA—Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Depok meminta masyarakat harus lebih selektif dalam menerima informasi, jangan mudah percaya jika belum terbukti kebenarannya.

Seperti yang terjadi pada kasus informasi mengenai tertangkapnya babi ngepet di kawasan Bedahan, Kecamatan Sawangan, yang akhirnya adalah hoax (bohong).

DIBACA JUGA: https://depoktoday.hops.id/polisi-yakin-kasus-babi-ngepet-bukan-pengalihan-isu/

“Masyarakat harus lebih selektif dalam menerima informasi, dan jangan mudah percaya jika belum terbukti kebenarannya Karena berita bohong ketika tersebar akan menjadi fitnah, karenanya Agama Islam mengatakan fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan,” kata Bendahara GP Ansor kota Depok, Ahmad Iyan Ardiansyah, kepada wartawan, Kamis 29 April 2021.

DIBACA JUGA: https://depoktoday.hops.id/harlah-ke-87-gp-ansor-komitmen-jaga-persatuan-dan-keberagaman-depok/

Terkait viralnya informasi tertangkapnya babi yang diduga jelmaan atau babi ngepet, GP Ansor turut berupaya menenangkan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan kabar tersebut.

“Alhamdulillah sekarang sudah clear, pihak kepolisian sudah menangkap pelaku, ya kami sangat prihatin yah, seharusnya seorang yang bersangkutan mengajarkan tetang kebaikan, bukan justru sebaliknya, ujarnya.

(Laporan Wartawan: Hendro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here