ASN Sumbang Plasma Darah, Wali Kota Depok Jadi Sorotan

Gedung Pemkot Depok (Foto: Depoktoday.com)
Gedung Pemkot Depok (Foto: Depoktoday.com)

MARGONDA- Selain vaksin, cara lain yang disebut-sebut cukup ampuh untuk menekan kasus COVID-19 adalah dengan melakukan terapi plasma darah atau plasma konvalesen yang diambil dari penyintas.

Terkait hal tersebut, sejumlah Aparatur Sipil Negara atau ASN di lingkungan Pemerintah Kota Depok dikabarkan telah melakukan donor plasma darah.

“Tapi saya belum dapat informasi, namun memang ada yang diambil darah untuk donor plasma, tindak lanjutnya saya belum paham,” kata Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana dikutip pada Jumat 22 Januari 2021

Baca Juga: Kasus COVID di Depok Perhari Tembus 300 Orang

Dirinya pun mengaku belum bisa berkomentar lebih dalam terkait hal tersebut. Ketika disinggung apakah Wali Kota Depok, Mohammad Idris juga akan mendonorkan plasma darahnya, mengingat dia juga sempat terpapar COVID-19, Dadang belum bisa memberi jawaban.

“Saya tanyakan dulu ke beliau karena belum tahu pasti kan.”

Sebagai informasi, penyebaran COVID-19 di Depok sampai kini masih cukup tinggi. Bahkan, salah satu kota penyanggah Jakarta itu belum juga terbebas dari zona merah.

Berdasarkan data pemerintah setempat, angka kasus terkonfirmasi positif  sampai dengan hari ini telah mencapai sebanyak 23.729 orang, pasien aktif 4.693 orang, sembuh 18.508 orang, dan meninggal dunia mencapai 528 orang. (rul/*)