Aset First Travel Disita Negara Biar Enggak Ribut

0
170
Korban First Travel (Istimewa)

DEPOK– Kepala Kejaksaan Negeri Depok, Yudi Triadi memastikan pihaknya akan menyelesaikan sejumlah barang bukti atau BB yang ada di lingkungan kantornya. Dari sekian banyak barang bukti tersebut, diantaranya adalah terkait dengan kasus penipuan umrah First Travel.

“Insya Allah minggu depan BB ini telah bergeser. Kita ada kantor lama yang siap menjadi lokasi penempatan BB ini,” katanya

Berkaitan dengan hal itu, Yudi mengakui ada perkara yang masih dalam tahap gugatan, sedangkan First Travel dan Pandawa (kasus koperasi bodong), keduanya sudah inkrah atau berkekuatan hukum tetap.

Lebih lanjut Yudi menjelaskan, terkait dengan aset First Travel menurut majelis hakim, sampai kasasi menyatakan barang dirampas untuk negara.

“Kalau sudah dirampas ya untuk negara. Sekarang gini, itukan hasil money laundry (pencucian uang), bagaimana pun juga,” katanya

Menurut Yudi, hakim mempunyai alasan yang cukup kuat dengan mengeluarkan putusan tersebut.

“Mungkin analisa majelis hakim, dari pada membuat kericuhan. Kan hakim harus membuat terobosan hukum.”

Yudi mepertanyakan, jika pun aset harus dikembalikan, maka akan dikembalikan pada siapa.

“Ini kan kumpulan para nasabah, misalnya kumpul satu milyar, dibelanjakan oleh First Travel beli mobil beli apa-apa. Nah sekarang mobil ini milik siapa? mungkin dengan terobosan tadi, dari pada uang tadi jadi permasalahn hukum, ribut konflik di masyarakat akhirnya keluar putusan itu (dirampas untuk negara).”

Dirinya menambahkan, jika dirampas untuk negara otomatis uang yang masuk akan kembali pada negara.

“Nanti saya bilang pada korban-korban itu anggaplah sedekah. Kalau niatnya sudah umrah kan Innamal a’maalu bin niyyah (sesungguhnya amal itu tergantung dengan niat). Ya kalau niatnya sudah umrah terus diamalin, sudah sama dengan umrah, kalau kita agama Islam,” katanya

Ia menilai, dengan uang dikembalikan ke negara maka akan dipakai untuk kepentingan negara dan untuk kepentingan orang banyak. (rul/*)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here