Arung Edukasi Sungai Ciliwung, Potensi Wisata Terpendam di Kota Depok

Suasana wisata alam Arung Edukasi Ciliwung di Depok. (Depoktoday.com)
Suasana wisata alam Arung Edukasi Ciliwung di Depok. (Depoktoday.com)

DepokToday – Kota Depok memiliki potensi wisata alam yang kaya, salah satunya adalah Sungai Ciliwung. Airnya yang belum terlalu tercemar dan bantaran yang masih dihiasi pepohonan alami endemik sungai itu menjadi daya tariknya.

Ketua Yayasan Sahabat Ciliwung, Hidayat al Ramdani mengatakan, banyak potensi alam yang dapat dinikmati di Sungai Ciliwung mulai dari riak airnya dan kekayaan alamnya.

“Selama ini orang memandang Sungai Ciliwung seram, banyak sampah dan penyebab banjir, padahal kenyataannya banyak potensi yang bisa dinikmati sebagai wisata disini,” kata Hidayat, Sabtu 20 November 2021.

Pohon-pohon tinggi dan rerimbunan dedaunan yang tumbuh di bantaran sungai seolah menyerap suara bising jalanan dan merubahnya menjadi suara gemericik air serta sedikit alunan burung dan jangkrik saling bersautan, bak sedang berada di sebuah hutan.

“Alam di Sungai Ciliwung Depok ini masih alami, endemik tumbuhan dan hewannya masih banyak,” kata Hidayat.

Hidayat dan teman-temannya adalah satu dari puluhan komunitas yang menjaga Sungai Ciliwung. Hidayat membuat sebuah pariwisata yang dinamakan Arung Edukasi Ciliwung, untuk memperkenalkan sungai yang terbentang dari Bogor hingga Jakarta itu di Kota Depok.

“Arung edukasi ini sudah ada sejak tahun 2016, sebagai upaya kita mengenalkan Sungai Ciliwung kepada masyarakat selain juga menawarkan wisata alam di Kota Depok,” kata Hidayat.

Arung Edukasi Ciliwung merupakan wisata alam dengan mengendarai perahu karet menyusuri sungai yang melintas di Kota Depok atau kurang lebih sepanjang 11 kilometer.

Dalam wisata itu, wisatawan akan disuguhkan pemandangan sejuk sekaligus memacu adrenalin dengan riak air yang mengguncangkan perahu. Tak hanya itu, wisatawan juga akan diajak untuk ikut menjaga Sungai Ciliwung dengan mengambil sampah yang ada di bantaran sungai.

“Kita kenalkan sejarah Ciliwung, tumbuhan dan hewan endemiknya serta potensi-potensi lain yang terkandung disini,” kata Hidayat. “Kita juga ajak wisatawan untuk merawat sungai ini dengan memintanya memungut sampah anorganik yang ada disini.”

Arung Edukasi Ciliwung di Depok memiliki dua pilihan yang pertama rute Jembatan Panus-Jembatan Juanda (5 km) dan Jembatan Biru-Jembatan Juanda (11 km), “Harganya Rp 75 ribu hingga Rp 150 ribu per orang tergantung paket dan jarak yang diambil,” kata Hidayat.

Suasana wisata alam Arung Edukasi Ciliwung di Depok. (Depoktoday.com)
Suasana wisata alam Arung Edukasi Ciliwung di Depok. (Depoktoday.com)

Hidayat mengatakan, arung edukasi wisata ini adalah inovasi yang dibuatnya bersama rekan-rekan untuk merubah pandangan masyarakat tentang Sungai Ciliwung, “Kita mau menghilangkan stigma negatif tentang Ciliwung, selain itu pula, margin yang diambil dari tarif yang dibebankan kepada wisatawan juga dimanfaatkan oleh relawan penjaga Sungai Ciliwung yang secara berkala menjaga kelestarian sungai,” kata Hidayat.

Hidayat mengatakan, untuk menikmati wisata Arung Edukasi Ciliwung ini dapat langsung melakukan reservasi secara online maupun datang langsung ke basecamp Kopi Ciliwung. “Untuk reservasi online bisa ke 08158036252 atau datang ke Kopi Ciliwung,” kata Hidayat. “Arung Edukasi libur hari Jumat, dan minimal reservasi 10 orang per rombongan,” kata Hidayat. (ade/*)