Aparat Akan Operasi Yustisi Skala Besar di Depok Selama 2 Minggu

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0508/Depok, Kolonel Inf Agus Isrok Mikroj, ketika melakukan operasi yustisi di Margonda.(Istimewa)

DEPOK – Petugas gabungan mulai dari Polri, TNI dan Pemerintah Kota Depok akan melakukan operasi yustisi skala besar selama dua minggu kedepan.

Operasi yustisi skala besar ini dilakukan sebagai tindak lanjut melonjaknya kasus COVID-19 yang terus melonjak tajam dalam beberapa hari kebelakang ini.

“Sebanyak 196 petugas gabungan dari Polri, Pol PP, Dishub dan TNI, akan melakukan operasi yustisi selama 2 minggu kedepan,” kata Kepala Bagian Operasi Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Besar Polisi Ojo Ruslani, Selasa 22 Juni 2021.

Baca Juga : Kerahkan Ratusan Personel, Kapolres Sebut Depok Zona Merah

Ruslani mengatakan, target operasi yustisi tersebut adalah kerumunan orang yang timbul pada malam hari, tepatnya saat pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yakni pukul 21.00.

“Kita ngecek cafe, kita ngecek restoran, kita ngecek mall, apakah mereka operasionalnya sesuai dengan Surat Keputusan Wali Kota Depok atau tidak,” kata Ruslani.

Ruslani mengatakan, pihaknya tidak akan segan segan melakukan tindakan tegas apabila ditemukan kerumunan pada batas waktu yang telah ditentukan.

“Kalau melewati batas itu maka akan dilakukan penindakan oleh Satpol PP, kita yang melakukan backup terhadap mereka.” kata Ruslani. “Bahkan tidak menutup kemungkinan kita akan swab ditempat.”

Sebagai informasi, lonjakan kasus Covid-19 di Kota Depok masih terus terjadi beberapa hari kebelakang. Pada Selasa 22 Juni 2021, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 55.923 kasus atau bertambah 639 kasus dari hari sebelumnya. Untuk kasus aktifnya, saat ini sudah berada di angka 5.189 orang. (ade/*)