Antisipasi Bencana, Dinas PUPR Normalisasi Daerah Serapan Air, Tiga Situ Dapat Penanganan Serius

Situ Tujuh Muara, Sawangan, Depok. (DepokToday.com)
Situ Tujuh Muara, Sawangan, Depok. (DepokToday.com)

DepokToday – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok kerahkan sejumlah alat berat untuk lakukan normalisasi situ atau waduk yang tersebar di Depok.

Pelaksana tugas (Plt) Dinas PUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty mengatakan, normalisasi itu bertujuan untuk memaksimalkan penyerapan air ke situ guna mengantisipasi bencana alam di musim penghujan ini.

“Ada tiga situ yang menjadi prioritas kami untuk dinormalisasi. Yaitu Situ Jatijajar, Situ Bojongsari dan Situ Pengarengan,” kata Citra seperti dikutip laman resmi Pemkot Depok, Selasa 28 September 2021.

Citra mengatakan, ketiga situ itu mendapatkan penanganan serius dari DPUPR karena sedimen lumpurnya sudah cukup tinggi.

Baca Juga: Jumlah Situ di Depok Menyusut, Kebanyakan Disulap Jadi Perumahan  

Lebih jauh, Citra mengatakan, selain situ, pihaknya juga melakukan normalisasi di sebagian badan sungai Ciliwung, tepatnya di depan PT. YKK, saluran air di Bedahan dan kolam resapan di Studio Alam TVRI.

“Kami juga melakukan normalisasi pada Situ Tujuh Muara, Sungai Ciliwung-Katulampa depan PT YKK, saluran air di Bedahan dalam acara TMMD, serta pengerukan kolam resapan di Studio Alam TVRI,” kata Citra.

Citra mengatakan, dalam proyek normalisasi itu, pihaknya menggunakan alat berat berupa excavator, doosan excavator, amphibi, menzi, spider mini, truxor dan lain sebagainya

Citra berharap, upaya ini bisa memaksimalkan fungsi situ untuk penyerapan air. Dengan begitu, potensi banjir bisa diantisipasi lebih dini.

“Mudah-mudahan situ yang telah kami normalisasi bisa maksimal dalam penyerapan air. Apalagi saat ini sudah masuk musim penghujan,” tutupnya.

Sebagai informasi, bencana alam sedang menyelimuti Kota Depok beberapa hari terakhir. Mulai dari pohon tumbang hingga banjir. Hal itu karena cuaca ekstrem yang sedang melanda.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, cuaca ekstrem yang melanda Kota Depok akan terus berlangsung hingga Oktober 2021. (ade/*)