Anti Mainstream, Relawan Pradi-Afifah Pasang Baliho di Tengah Setu Citayam

Relawan Pradi-Afifah memasang baliho dan spanduk di tengah Setu Citayam.(Foto: Istimewa)

CITAYAM—Relawan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Nomor 1, Pradi Supriatna dan Afifah Alia (Pradi-Afifah), punya cara masing-masing dalam mengkampanyekan jagoannya di pilkada itu.

Selain sosialisasi mainstream (kebiasaan umum), ternyata ada relawan Pradi-Afifah melakukannya dengan cara anti mainstream (tidak umum dilakukan karena unik dan kreatif).

Seperti yang dilakukan relawan Pradi-Afifah di wilayah RW 10, Kelurahan Bojong Pondok Terong (Boponter), Kecamatan Cipayung.

Dibaca Juga: https://depoktoday.hops.id/dukungan-pradi-afifah-menguat-gerindra-target-kemenangan-80-persen/

Belum lama ini mereka mensosialisasikan Pradi-Afifah dengan cara memasang baliho dan spanduk di tengah-tengah Setu Citayam.

Dikomando oleh Ketua RW 10, Sarmili, sejumlah relawan nyebur ke dalam air Setu Citayam. Sedangkan baliho dan spanduk dibawa menggunakan getek atau rakit yang terbuat dari bambu.

Mengetahui aksi anti mainstream para relawannya di RW 10, Calon Wali Kota Depok, Pradi Supriatna, mengapresiasi. “Ampe di tengah danau (setu) dipasangin. RW (ketua-red) ikut berendem,” kata Pradi.

Pradi sendiri beberapa kali berkunjung ke Setu Citayam. Ketika masih menjabat sebagai wakil wali kota Depok, Pradi bahkan sempat menaiki rakit yang menjadi transportasi utama warga menyeberangi setu.

Pradi juga sempat melongok pekerjaan renovasi musala dan ikut menyisihkan rejekinya sebagai bentuk partisipasi demi lancarnya proses pembangunan.

Untuk diketahui, Setu Citayam berada di wilayah Boponter, Kecamatan Cipayung. Keberadaannya dikelilingi oleh pemukiman padat penduduk.

Sisi Timur dari Setu Citayam terdapat Stasiun Kereta Api, sisi Baratnya terdapat sekolah dan rumah sakit, sebelah Selatan berdiri Pasar Rebo Citayam, dan sebelah Utara pemukiman Kampung Lio Hek.

Disadur dari beberapa sumber, luas Setu Citayam adalah 12 hektare dan saat ini luasnya berkurang menjadi sekira 6,5 hektare.

(ale)