Anies-Puan Duet di Pilpres, Mujahid 212: Tunggu Ijtima Ulama

Anies dan Puan (Foto Istimewa)
Anies dan Puan (Foto Istimewa)

DepokToday- Meski terbilang masih jauh, namun desas-desus sejumlah nama yang digadang-gadang bakal maju pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 nyatanya sudah mulai santer terdengar. Beberapa tokoh yang kerap disebut di antaranya, Anies Baswedan, Puan Maharani dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Nah, dari beberapa nama itu, kini mulai berhembus nama Anies dan Puan yang digadang-gadang bakal menjadi duet kuat pada ajang pilpres nanti.

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, setelah terlihat gamang sejak beberapa bulan terakhir, Mujahid 212 akhirnya mulai menemukan kandidat idamannya di pemilihan presiden atau Pilpres 2024.

Bukan Prabowo Subianto atau Sandiaga Uno, mereka justru berniat mendukung pasangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Motif di Balik Duet Tersebut

Sebelumnya, politisi PDIP, Effendi Simbolon sempat menegaskan keseriusannya dalam mengusulkan pasangan tersebut di kontestasi politik mendatang.

Menurut dia, kombinasi pasangan tersebut merupakan bentuk rekonsiliasi antara kelompok nasionalis dan religius yang selama ini selalu dibentur-benturkan.

Hal itu dia sampaikan sebagai bentuk respons terhadap hasil survei Parameter Politik Indonesia (PPI) bertajuk ‘Peta Politik Menuju 2024 dan Peta Mutakhir.

“Bagaimana kalau dipasangkan saja Mbak Puan dan Mas Anies ya. Itu bukan asal bunyi, itu sesuatu yang kita telaah dari perjalanan adanya satu kelompok besar, yakni kelompok nasionalis,” katanya, dikutip dari Bizlaw, Rabu 11 Agustus 2021.

“Kita tidak bisa kesampingkan ada kelompok nasionalis tapi sekaligus ada kelompok besar, kelompok religius yang selama ini di dalam satu periode terakhir ini, saling berhadap-hadapan,” sambungnya.

Anies-Puan, Mujahid 212 Tunggu Ijtima Ulama

Sementara itu, Mujahid 212, Damai Hari Lubis mengaku setuju dengan usulan Effendi Simbolon terkait kemungkinan memasangkan Anies-Puan di Pilpres 2024 mendatang.

Hanya saja, Hari Lubis ingin posisinya di balik, yakni Anies Baswedan sebagai calon presiden dan Puan Maharani menjadi wakil yang mendampinginya.

“Pendapat pribadi saya boleh, namun posisi di balik dulu jadi Anies-Puan,” ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL.

Baca Juga: Viral, Ucok Baba Dipalak Preman, Pelaku: Gua Anak Orang Kaya

Meski arah dukungannya sudah terlihat jelas, namun pihaknya mengaku tak mau terlalu gegabah.

Mujahid 212 (Istimewa)
Mujahid 212 (Istimewa)

Hingga saat ini, Mujahid 212 masih menunggu arahan para ulama, termasuk Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab alias HRS yang kini masih mendekam di dalam penjara.

“Keputusannya mutlaknya kami tunggu nanti ada Ijtima Ulama, arahan IB (Imam Besar) HRS. baik beliau di luar penjara maupun masih di dalam penjara,” katanya. (rul/*)