Angka Kematian Paling Rendah, Depok Bertahan di Zona Orange

Vaksin Sinovac untuk Depok (Istimewa)

MARGONDA- Berkat upaya keras semua pihak, Kota Depok sampai saat ini masih lolos dari cengkraman zona merah. Bahkan, angka kematian akibat COVID-19 di kota penyanggah Jakarta ini disebut-sebut paling rendah dibanding rata-rata nasional.

“Iya betul, selama dua pekan terakhir alhamdulillah untuk Depok masih berstatus orange,” ucap Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Senin 1 Februari 2021

Lihat Juga: VIDEO: Pesan Menyentuh Pradi dari Kamar Isolasi

Ada 14 indikator yang menjadi penghitungan satgas pusat terkait status zona tersebut. Dan ini dapat dilihat melalui aplikasi pembersih (BLC).

Dadang menyebut, pihaknya telah berhasil melakukan beberapa perbaikan, di antaranya adalah untuk penambahan dari pada kapasitas tempat tidur isolasi maupun untuk ICU.

“Jadi ada perbaikan yang saat ini 75 persen dari sebelumnya di atas 85 persen keterisian, seperti itu,” katanya

Ia menegaskan, salah satu indikator zonasi itu tidak hanya peningkatan kasus, tetapi juga terkait dengan indikator-indikator lainnya terutama kapasitas.

“Demikian pula untuk peningkatan jumlah testing kita terus naik, terutama kalau untuk Depok itu prioritas untuk suspek dan kontak erat,” tuturnya

Kemudian, kata Dadang, juga terjadi peningkatan swab PCR di Kota Depok. Demikian pula untuk angka kematian yang saat ini relatif terkendali.

“Angka kematian kita saat ini rata-rata di bawah nasional. Jadi indikator-indikator itulah perbaikan, sehingga Depok saat ini alhamdulillah zona orange,” tuturnya

Lebih lanjut Dadang mengungkapkan, adapun peningkatan kasus yang saat ini masih terjadi disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya terkait dengan pergerakan orang yang masih tinggi di wilayah Jakarta-Bogor-Depok Tanggerang dan Bekasi (Jabodetabek).

“Lalu cluster keluarga juga masih tinggi. Nah itu sumbangan kasus banyak terjadi dari faktor-faktor tersebut,” jelasnya

Bersatu Melawan COVID

Upaya pemerintah untuk menekan lanju penyebaran COVID-19 di Kota Depok mendapat dukungan penuh TNI-Polri, di antaranya dengan membagikan ribuan masker dan melakukan rapid test secara masif dengan sasaran warga di pemukiman padat penduduk.

“Rapid gratis kepada masyarakat ini kita lakukan setiap Senin dan Kamis, kalau untuk pembagian masker setiap hari,” kata Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Imran Edwin Siregar

Ia menegaskan, target tracing dilakukan sebanyak-banyaknya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Untuk diketahui, berdasarkan data pada situs resmi Pemerintah Kota Depok, jumlah kasus terkonfirmasi positif sampai dengan saat ini telah mencapai 27.238 orang, pasien aktif 4.554 orang, pasien sembuh 22.109 orang dan meningal dunia 575 orang. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here