Ancaman Pidana Intai Pengamen Ondel-ondel yang Libatkan Bocah

Kepala Satpol PP Depok, Lienda (Istimewa)

MARGONDA- Tak hanya di Jakarta, larangan mengamen dengan menggunakan ondel-ondel juga berlaku di Kota Depok. Sanksi yang menjerat pun tak main-main, ancamannya adalah pidana jika memperkerjakan anak dibawah umur.

Imbauan tersebut (larangan mengamen ondel-ondel) sudah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Depok.

“Dalam rangka mendukung program kota layak anak dan upaya menghindari bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak, salah satunya adalah ondel-ondel keliling yang dimainkan anak-anak,” ucap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, Rabu 14 April 2021

Baca Juga: Kakek Mj Cabuli Anak Tetangga Berulang Kali

Lienda menjelaskan, larangan mengamen ondel-ondel tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang ketertiban umum. Ini juga berlaku untuk yang lainnya, termasuk manusia silver.

Terkait hal itu, Satpol PP pun kian gencar melakukan razia atau penertiban. Mereka yang tertangkap, selanjutnya diamankan untuk dilakukan pembinaan.

“Istilah penertiban ini suatu kondisi keadaan yang kembali menjadi baik, (misalnya) kalau ada gangguan ketertiban kita tindak lalu kita kembalikan ke kondisi semula agar semua bisa berjalan dengan lancar,” kata Lienda

Untuk penanganan lebih lanjut, Satpol PP akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK).

“Jika yang kami amankan masih anak-anak maka akan ditangani oleh DPAPMK. Nah nanti bisa ditelusuri apakah si anak ini ada yang nyuruh atau dipaksa kerja (ondel-ondel),” katanya

Lienda menambahkan. “Kalau ada dugaan ke arah sana (dipaksa kerja) maka dapat dilaporkan ke polisi untuk proses pidana terhadap pelaku yang menyuruhnya itu,” jelasnya

Terkait hal itu, Lienda pun mengajak peran aktif semua pihak untuk ikut melakukan pengawasan terkait aturan itu. “Jika ada menemukan pengamen ondel-ondel bisa laporkan ke kami atau pihak kecamatan terdekat.” (rul/*)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here