Ancam Ulama di Cinere, MR Diduga Stres

Jalan Margonda, Depok (Istimewa)

CINERE– MR, pemuda yang nekat ingin menganiaya seorang ulama di Cinere, Depok, diduga mengalami gangguan kejiwaan. Kondisi itu diketahui polisi usai menggali keterangan saksi dan keluarganya.

Kapolsek Limo, Ajun Komisaris Polisi Daru Wibowo Saputro menjelaskan, menurut keterangan ayah MR, anaknya itu sejak empat bulan terakhir, mengalami perubahan sifat. Ia terlihat kerap bicara sendiri, tertawa sendiri dan tidak nyambung ketika diajak berkomunikasi

“Kata ibunya juga begitu. Sekitar empat bulan ini anaknya mengalami perubahan sifat, sering tidak sholat dan tidak mengaji. Saat ditanya menjawab lupa,” ujarnya

Menarik Lainnya: Ngamuk, Pemuda di Cinere Ancam Gorok Leher Ulama

Tak hanya itu, pemuda 24 tahun itu juga kerap bertingkah aneh, seperti membakar sampah di depan rumahnya sendiri.

“Saksi (keluarga) sudah mengantisipasi dengan tidur didepan rumah untuk mengontrol apabila anaknya keluar rumah,” kata Daru

Namun sayangnya, sekira pukul 03:00 WIB, keluarga MR kecolongan. MR berhasil keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarga.

“Saat itu saksi juga tidur diteras rumah khawatir anaknya keluar, tetapi saksi kecolongan, tidak mengetahui anaknya keluar rumah karena ketiduran.”

Pada polisi, orangtua MR mengaku jika anaknya pernah berobat pada H. Tajul. “Saksi menerangkan bahwa anaknya sudah dua kali berobat ke korban (H. Tajul) mengenai keadaan jiwanya dan diberikan obat berupa air putih oleh H Tajul,” ucap Daru

Atas sederet keterangan saksi dan penyelidikan, polisi memberi kesimpulan sementara, bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa. “Dan atas permintaan pihak keluarga akan kami rujuk ke RS Jiwa Cilendek Bogor,” kata Daru. (rul/*)