Ancam Bikin Jakarta Lumpuh, Aliansi BEM SI Ultimatum Polisi dan Jokowi

Demo BEM SI di KPK Jakarta (Foto: Istimewa)
Demo BEM SI di KPK Jakarta (Foto: Istimewa)

DepokToday- Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI, kembali turun ke jalan. Kali ini, sasaran mereka adalah gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan pada Senin, 27 September 2021.

Aksi yang diikuti sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi itu mendapat kawalan ketat aparat. Mereka berusaha merangsek masuk ke dalam gedung tersebut.

Disitat dari genpi, sejumlah mahasiswa ini sempat mengangkat tangan kiri, meminta polisi wanita atau Polwan, untuk mundur dan tak menghalangi jalan mereka.

Baca Juga: Pengakuan Saksi Kunci di Balik Tewasnya Ibu Anak di Gema Pesona Depok

Para mahasiswa ini ngotot ingin masuk ke dalam gedung KPK untuk menyampaikan aspirasi. Terkait hal itu, mereka bahkan menawarkan pilihan kepada aparat kepolisian. Pertama, untuk mundur dan memastikan Aliansi BEM SI masuk atau membobol secara paksa.

“Kami akan berikan kesadaran, pesan refleksi untuk Pak Firli dan Pak Jokowi. Silahkan kawan kawan bergabung mengajak seluruh elemen masyarakat bergabung dengan gerakan selamatkan KPK,” kata seseorang dalam kanal YouTube @bem_si.

Ancaman BEM SI

Dalam aksinya tersebut mahasiswa juga mengancam bakal membuat Jakarta lumpuh jika tuntutan mereka tak digubris Presiden Jokowi. Adapun desakan yang disampaikan dalam demo Aliansi BEM SI ini dipicu 56 pegawai KPK yang terancam didepak.

“BEM SI dan GASAK (GERAKAN SELAMATKAN KPK) memberikan ultimatum kepada Presiden Jokowi untuk berpihak dan mengangkat 56 pegawai KPK menjadi ASN dalam waktu 3X24 jam,” sebut pernyataan dalam surat ultimatum tersebut.

“Jika bapak masih saja diam tidak bergeming, maka kami bersama elemen rakyat akan turun ke jalan menyampaikan aspirasi yang rasional untuk bapak realisasikan,” jelas surat ini. (rul/*)