Alhamdulillah, Warga yang Sembuh dari COVID Terus Bertambah

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat meninjau simulasi vaksinasi COVID-19 di Depok (DepokToday.com)
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat meninjau simulasi vaksinasi COVID-19 di Depok (DepokToday.com)

DEPOK- Jumlah warga Depok yang sembuh dari COVID-19 terus bertambah. Bahkan pada hari ini saja, yang pulih mencapai 62 orang, dengan total sebanyak 6.192 orang pada Rabu 4 November 2020.

Sedangkan untuk pasien positif hanya bertambah 56 kasus, dengan total secara keseluruhan sampai saat ini mencapai 7.384 orang. Kemudian meninggal dunia bertambah satu orang, dengan jumlah keseluruhan 205 orang.

Rincian itu tercatat dalam informasi yang disiarkan oleh pemerintah setempat melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC) Kota Depok.

Adapun jumlah sebelumnya, pasien positif 7.328 orang, sembuh 6.130 orang dan meninggal dunia 204 orang pada Selasa 3 November 2020. Jumlah kasus yang terus menurun telah berdampak pula pada penyebaran COVID di kota ini.

Menarik Lainnya: Kabar Baik, Depok Terbebas dari Zona Merah

Hal itu dibuktikan dengan data gugus pusat yang menyatakan, saat ini sembilan dari 11 kecamatan yang ada di Kota Depok berada pada level zona orange atau berstatus resiko sedang. Sedangkan dua wilayah lainnya zona kuning, atau beresiko rendah penyebaran COVID-19.

“Distribusi zonasi kecamatan ada sembilan kecamatan resiko sedang dan dua kecamatan dalam resiko rendah atau zona kuning,” kata Juru Bicara GTPPC Kota Depok, Dadang Wihana

Kemudian, jika dilihat dari data kelurahan, ada delapan wilayah  yang masuk dalam zona resiko tinggi atau zona merah. Berikutnya, 50 kelurahan masuk dalam resiko sedang atau zona orange, dan lima kelurahan resiko rendah atau zona kuning.

“Berdasarkan perhitungan 14 indikator Kesmas dari data yang diolah dari Picodep. untuk zona resiko kecamatan saat ini terdapat dua kecamatan yang masuk zona kuning yaitu Cinere dan Cimanggis, dimana sblmnya hanya satu kecamatan yaitu Cinere. Kecamatan lainnya zona orange,” jelasnya.

Adapun lima kelurahan yang berada pada level zona kuning yaitu Pangkalanjati, Pondok Cina, Pasir Gunung Selatan, Mekarsari dan Cilodong. Kemudian untuk kelurahan zona merah berjumlah delapan. Yakni, Kelurahan Kedaung, Cinangka, Duren Mekar Pengasinan, Tanah Baru, Beji, Kemiri Muka dan Sukamaju Baru.

“Untuk kecamatan dan kelurahan yang zona kuning dan orange agar terus melakukan peningkatan upaya pencegahan dan penanganan, sehingg zona resiko wilayah bisa terus ditingkatkan,” ucap Dadang

Lebih lanjut dirinya mengatakan, untuk wilayah yang termasuk zona merah, agar ekstra waspada dan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan melalui optimalisasi RW PSKS.

Dadang menegaskan, kondisi ini bersifat fluktuatif jika pergerakan orang masih tinggi dan protokol kesehatan kurang diperhatikan. Untuk itu ia pun mengimbau rambu-rambu yang sudah digariskan pemerintah dan satgas penanganan COVID-19 agar dapat dilaksanakan dengan pendekatan keluarga dan komunitas.

“Penerapan 4 M mungkin kita sudah jenuh, akan tetapi itulah vaksin kita yang paling ampuh saat ini.” (tdr/*)