Alhamdulillah, Tujuh Kelurahan di Depok Akhirnya Terbebas dari Zona Merah Corona

Penyemprotan disinfektan di Depok (istimewa)

MARGONDA- Angka penyebaran Covid-19 di Kota Depok mulai mengalami penurunan sejak beberapa hari terakhir. Bahkan, berdasarkan data pemerintah setempat, tujuh dari 62 kelurahan yang sempat masuk zona merah telah dinyatakan terbebas dari kasus positif Corona.

“Hingga hari ini, terdapat tujuh kelurahan yang seluruh kasus konfirmasi positif telah sembuh,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana pada Jumat 29 Mei 2020

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dari tujuh kelurahan itu, tiga di antaranya tidak ada kasus konfirmasi positif, Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan.

“Sedangkan empat kelurahan lainnya bebas kasus konfirmasi positif tetapi masih ada kasus ODP, OTG dan PDP,” tuturnya

Terkait hal itu Dadang dan tentu saja semua pihak berharap, semoga kondisi ini bisa tetap dipertahankan dan diawasi agar tidak muncul kembali kasus-kasus baru.

Sementara itu, ketika ditanya lebih detail kelurahan mana saja yang dinyatakan tidak ada penambahan kasus tadi, sayangnya Dadang belum bisa berkomentar banyak. “Kita masih observasi dalam tiga hari kedepan,” katanya

Untuk diketahui, jumlah orang yang sembuh dari infeksi Covid-19 di Kota Depok kembali bertambah. Data Gugus Tugas mencatat, mereka yang berhasil pulih meningkat dari 197 orang menjadi 214 orang pada hari ini.

“Alhamdulillah yang sembuh pada hari ini bertambah 17 orang,” kata Dadang

Terkait hal itu Dadang mengatakan, angka kesembuhan yang terus bertambah saat ini menjadi harapan semua pihak. “Maka dari itu diharapkan seluruh warga masyarakat memberikan dukungan kepada warga yang terdampak Covid-19, baik berupa dukungan moril, motivasi, maupun doa kesembuhan,” tuturnya

Namun demikian, kasus terkonfirmasi positif juga masih bertambah. Saat ini, jumlah orang yang terinfeksi positif Covid naik dari 547 orang menjadi 551 orang, atau meningkat 4 kasus. Dadang menjelaskan, penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan swab di Labkesda dan PCR di Laboratorium Rumah Sakit Universitas Indonesia.

Sedangkan untuk jumlah terkonfirmasi positif yang meninggal dunia pada hari ini tidak ada penambahan kasus, masih sama dengan sebelumnya, yakni 30 orang. (rul/*)