Aktivis: Belum Ada Bacalon Wali Kota Depok yang Senggol Lingkungan Hidup

Aktivis Tim Akar Rumput Kota Depok, Suryadi Boges (baju hitam), ketika melakukan penghijauan di area Situ Pladen, Kecamatan Beji.(DepokToday/Aji)

BEJI-Isu mengenai lingkungan hidup masih belum disenggol oleh para figure yang disebut-sebut bakal tampil di Pilkada Depok tahun 2020.

Suryadi Boges, aktivis dari Tim Akar Rumput Kota Depok, melihat hal tersebut. Boges menyatakan, hampir semua bakal calon (balon) wali kota maupun wakil wali kota lebih banyak mengusung infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan transportasi.

“Saya melihat spanduk para bacalon wali kota yang sudah terpampang di beberapa tempat belum ada yang membawa program lingkungan hidup,” simpul Boges di sela melakukan penghijauan di kawasan Situ Pladen, Kecamatan Beji, belum lama ini.

“Isu lingkungan hidup sepertinya kalah bersaing dengan isu pembangunan daerah, pelayanan masyarakat dan birokrasi, pemberdayaan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Padahal, Boges berasumsi, pembangunan yang berkelanjutan tidak lepas dari daya dukung lingkungan dan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) yang benar.

“Isu lingkungan juga menjadi bagian dari kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat,” katanya.

Sebab, kata dia, pengelolaan lingkungan yang buruk berdampak pada bencana alam seperti banjir, kebakaran hutan dan krisis air bersih.

Menurut dia, saat ini Kota Depok menghadapi isu utama lingkungan hidup, yaitu keberadaan lahan kritis di hulu sungai, pengelolaan sampah yang belum optimal, minimnya ruang terbuka hijau dan penanganan situ.

“Kami mendorong percepatan RTRW Kota Depok dalam Perda 27/2016, untuk mencegah alih fungsi lahan yang mengganggu lingkungan,” terangnya.(aji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here