Aksi Mahasiswa UI, Peragakan Jadi Rektor hingga Membakar Fotonya

Aksi Mahasiswa UI merobek dan membakar foto Rektor UI Ari Kuncoro saat melakukan aksi di Taman Rotunda, Selasa 12 Oktober 2021. (Depoktoday/Ade)
Aksi Mahasiswa UI merobek dan membakar foto Rektor UI Ari Kuncoro saat melakukan aksi di Taman Rotunda, Selasa 12 Oktober 2021. (Depoktoday/Ade)

DepokToday – Massa aksi gabungan dari mahasiswa, dosen dan guru besar Universitas Indonesia kesal karena tidak berhasil menemui dan beraudiensi dengan Rektor UI Ari Kuncoro dalam unjuk rasa yang digelar di Taman Rotunda UI, Selasa 12 Oktober 2021.

Padahal berbagai upaya telah dilakukan oleh para akademisi berjaket kuning tersebut. Mulai dari orasi hingga aksi teatrikal, sampai membakar poster telah dilakukan.

Aksi massa yang menyorot perhatian adalah ketika salah seorang mahasiswa memperagakan saat menjadi Rektor UI Ari Kuncoro. Dengan seragam toga khas seorang akademisi, mahasiswa itu bergaya diatas mobil komando.

“Saya bukan Rektor asli, saya hanya banyangannya, yang aslinya sedang bermain golf,” kata mahasiswa itu mengawali aksinya.

Sang mahasiswa pun menyindir sikap Ari Kuncoro yang dinilai dapat merusak kehidupan akademik di UI.

Baca Juga: Singgung Soal Rangkap Jabatan Rektor, BEM UI Turun ke Jalan

“Sekali lagi saya cuma bayangan, semoga yang asli (Ari Kuncoro) segera sadar,” katanya.

Selain itu, aksi teatrikal yang juga menyita perhatian adalah saat para massa aksi menabur kembang tujuh rupa, “Ini membuktikan kalau demokrasi di UI sudah mati,” teriak  sang orator.

Aksi lainnya, massa juga merobek dan membakar poster bergambar Rektor UI, karena kecewa dengan sikapnya yang mencampurkan urusan politis dengan dunia akademik di Universitas Indonesia.

"Aksi

Sebelumnya diberitakan, ratusan massa aksi gabungan dari mahasiswa, dosen dan guru besar Universitas Indonesia yang menamakan diri sebagai Aliansi Pendukung #batalkanStatutaUI itu menggelar aksi di depan gedung Rektorat UI (Taman Rotunda). Tuntutannya adalah mencabut PP 75 tahun 2021 tentang Statuta UI karena dinilai cacat secara hukum. (ade/*)