Ada Klaster PTM Terbatas, Wali Kota Hentikan Kegiatannya Selama Sepekan

Simulasi PTMT di SDN 06 Beji (Foto: DepokToday)
Simulasi PTMT di SDN 06 Beji (Foto: DepokToday)

DepokToday – Wali Kota Depok Mohammad Idris mengambil tindakan mengejutkan. Setelah sebelumnya meyakini pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM Terbatas aman, kini pelaksanaan tersebut disetop.

Penyetopan PTM Terbatas atau PTMT tersebut dituangkan Idris dalam Surat Edaran Wali Kota Depok nomor 8.02/648/SATGAS/2021 tentang Penghentian Sementara Secara Terbatas Pada Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) tertanggal 18 November 2021.

“Memperhatikan peningkatan jumlah kasus COVID-19 pada klaster PTMT di beberapa wilayah, perlu segera melakukan penghentian sementara secara terbatas pada penyelenggaraan PTMT,” kata Idris dalam beleid tersebut.

Idris mengatakan, selama penghentian itu diminta seluruh sekolah di Kota Depok dapat melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PTMT. “Selama penghentian sementara tersebut, setiap satuan pendidikan (sekolah) segera melakukan pengecekan kembali penyelenggaraan seluruh protokol kesehatan PTMT,” kata Idris.

Idris mengatakan, penghentian sementara secara terbatas ini dilakukan selama satu pekan mulai dari tanggal 19 hingga 29 November 2021. Selama pengehentian itu maka, seluruh sekolah melaksanakan belajar dari rumah (BDR).

“Kembali melakukan proses Belajar Dari Rumah (BDR) atau daring,” kata Idris.

Idris mebeberkan, penghentian sementara PTMT ini disebabkan karena naiknya kasus COVID-19 di Kecamatan Pancoran Mas karena Klaster PTMT.

“Dinas Pendidikan Kota Depok dan seluruh satuan pendidikan untuk segera melakukan konsolidasi pelaksanaan dan pengawasan dalam implementasi Surat Edaran ini,” kata Idris. (ade/*)