Ada Gol Tendangan Salto ketika Munchen Kalahkan Dynamo Kyiv

Gol tendangan salto Robert Lewandowski.(Foto: Twitter/UEFA Champions League)
Gol tendangan salto Robert Lewandowski.(Foto: Twitter/UEFA Champions League)

DepokToday-Tendangan salto pada menit ke-14 dari Robert Lewandowski membuat Bayern Munchen makin kokoh di puncak klasemen Grup E Liga Champions UEFA 2021-2022.

Gol spektakuler Lewandowski itu membuka keunggulan Munchen 1-0. Kingsley Coman kemudian menggandakannya jadi 2-0 di menit 42.

Dynamo Kyiv hanya bisa menjebol gawang Munchen satu kali melalui Denys Garmash pada menit 70.

Namun gol tersebut tidak mampu memupuskan kemenangan kelima Munchen beruntun di Liga Champions musim ini. Skor 1-2 bertahan sampai babak kedua selesai.

Denys Garmash mencetak gol ke gawang Bayern Munchen.(Foto: Twitter/UEFA Champions League)
Denys Garmash mencetak gol ke gawang Bayern Munchen.(Foto: Twitter/UEFA Champions League)

“Mengingat situasi dan kondisi, itu cukup bagus. Kami harus mengubah sistem kami saat jeda karena Hernandez cedera dan kemudian kami terlalu pasif. Kami berhasil lolos dengan baik pada akhirnya,” terang pelatih Bayern Muchen, Julian Nagelsmann, kepada DANZ.

Munchen tidak terkalahkan dalam 21 pertandingan tandang Liga Champions, empat di antaranya bermain imbang.

Selebrasi Robert Lewandowski ke gawang Dynamo Kyiv.(Foto: Twitter/UEFA Champions League)
Selebrasi Robert Lewandowski ke gawang Dynamo Kyiv.(Foto: Twitter/UEFA Champions League)

Itu adalah rekor kompetisi yang melampaui rekor 16 pertandingan sebelumnya yang dibuat oleh Manchester United.

Kekalahan tandang terakhir Munchen dalam kompetisi tersebut adalah kekalahan 3-0 mereka di Paris pada September 2017.

BACA JUGA: Lille Puncaki Klasemen Grup G Liga Champions UEFA

BACA JUGA:  Chelsea & MU Melangkah ke 16 Besar Liga Champions UEFA

BACA JUGA: Barcelona Masih Belum Aman Usai Imbang Tanpa Gol dengan Benfica

BACA JUGA: 4 Tim Ini Sudah Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2021-2022

Sementara, Mircea Lucescu selaku pelatih Dynamo Kyiv, mengakui bahwa dua gol Bayern Munchen adalah kesalahan timnya.

“Kami kebobolan kedua gol karena kesalahan kami sendiri, tetapi kami bermain bagus di babak pertama,” jelasnya.

Saat istirahat, Lucescu mengatakan kepada para pemainnya untuk membayangkan itu 0-0 dan memulai lagi di babak kedua.

“Saya meminta mereka untuk meningkatkan permainan mereka. Kami harus bermain untuk kebanggaan dan kami melakukan hal itu,” terangnya.

(tdr/Sumber: UEFA)