Abdul Harris Bobihoe dan Cak Nanang Nyumbang Bahan Makanan ke Dapur Warna Warni

Donatur menyerahkan bahan makanan ke Dapur Umum Warna Warni.(DepokToday/Ale)

KALIBARU-Dapur Warna Warni lagi-lagi membagikan nasi bungkus gratis kepada sejumlah warga yang perekonomiannya terdampak pandemi virus Corona.

Giat sosial dapur umum yang berlokasi di Jalan Abdul Gani 1, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, ini kembali digulirkan seiring diperpanjangnya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 12 Mei 2020.

Donatur baru pun bermunculan. Beberapa hari lalu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe, ikut menyumbang ke Dapur Warna Warni. Kemudian, ada Cak Nanang R. Suprapto yang mengatasnamakan Keluarga Besar Arema Nusantara Depok.

Abdul Harris Bobihoe memberikan donasi berupa beras 50 kilogram (kg) dan mi instant. Penyerahan bantuan dari politisi Gerindra itu diwakili oleh Rohim, anggota relawan  Dapur Warna Warni.

Di hari yang berbeda, Cak Nanang R, Suprapto dari anggota Keluarga Besar Arema Nusantara Depok, melongok langsung aktivitas Dapur Umum Warna Warni.

Cak Nanang datang ditemani Dimas Sentot selaku Ketua RT 01/RW 02, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong. Ia menyerahkan donasi berupa 50 kg beras,10 kg telur dan 2 dus indomie instant.

Penanggung Jawab Dapur Warna Warni, Cak Anton, menilai, diperpanjangnya masa PSBB di Kota Depok tetap kurang efektif.

“Menurut saya PSBB lanjutan ini tetap kurang efektif kalau warga tetap enggak dijamin kelangsungan hidupnya,” jelas Cak Anton.

Ia mengatakan, himbauan dan aturan tetap akan menjadi “macan ompong”.

“Solusinya adalah dapur umum di setiap RW dan rumah karantina.Biayanya akan lebih murah dan efektif dibandingkan dengan PSBB pertama yang gagal total. Kalau berhasil pasti tidak ada PSBB lanjutan, yuk Pemkot Depok sediakan kebutuhan pokok buat warganya,” katanya.

“Biar para relawan kemanusiaan yang di luar untuk membantu PSBB ronde 2 ini berhasil. Kalian donasi sembako, kami yang memasak, relawan yang membagikan kalian di rumah saja,” Cak Anton menambahkan.

(ale)