56 Anak Depok Trauma Ditinggal Orang Tua Akibat COVID

Polri kerahkan tim psikolog bantu anak Depok yang trauma akibat COVID. (Depoktoday.com)
Polri kerahkan tim psikolog bantu anak Depok yang trauma akibat COVID. (Depoktoday.com)

DepokToday- Polri mengerahkan sejumlah tim psikolog untuk melakukan pendampingan pada anak yatim yang orang tuanya meninggal akibat terpapar COVID-19, di Kota Depok.

Kepala Biro Psikologi SDM Mabes Polri, Brigjen Kristiyono mengungkapkan, program trauma healing ini bekerjasama dengan Badan Intelejen Negara (BIN) dan TNI AU. Tujuannya adalah memulihkan dampak psikologi para anak korban pandemi COVID.

“Tujuan kegiatan trauma healing ini untuk memberikan pemulihan psikologis pada anak-anak yang terdampak COVID,” katanya usai memimpin pendampingan pada sejumlah anak di Kabeda, Beji, Depok, Senin 6 September 2021.

Baca Juga: ‘Jewer’ Inul Daratista, Komnas PA: Saiful Jamil Bukan Pahlawan

“Dimana anak-anak ini di tinggal orang tuanya karena terpapar COVID. Mereka mengalami guncangan secara psikologis, sampai ada yang diajak ngomong nggak mau karena keingat orang tuanya. Kemudian wajahnya tidak ceria, seperti orang setres,” sambungnya.

Derita Anak Depok yang Jadi Korban COVID

Kristiyono berharap, melalui pendampingan piskologis ini, anak-anak tersebut bisa kembali pulih kembali. Saat ini fokus kegiatan berlangsung di Kota Depok.

“Kami tentu berharap anak-anak ini pulih, dia mau bicara, riang kembali, punya semangat untuk sekolah, dan berinteraksi sosial seperti semula.”

TNI, Polri dan BIN bantu anak-anak yang trauma akibat COVID (DepokToday.com)
TNI, Polri dan BIN bantu anak-anak yang trauma akibat COVID (DepokToday.com)

Baca Juga: Tim Jaguar Curigai 4 Remaja, Pas Digeledah Ternyata Temukan Benda Ini

Program pertama ini, lanjut Kristiyono, diikuti sebanyak 56 anak-anak Kota Depok.

“Yang hadir disinI ada 56 anak. Mereka dari umur balita sampai dengan yang usia 12 tahun. Saat ini fokus kegiatan kami hanya khusus di wilayah Depok,” katanya. (rul/*)