5 Mitos Sarapan yang Banyak Dipercaya Padahal Ngawur

Banyak yang salah tentang mitos sarapan. Padahal, tubuh perlu asupan gizi yang cukup untuk mengawali hari. (Istimewa)
Banyak yang salah tentang mitos sarapan. Padahal, tubuh perlu asupan gizi yang cukup untuk mengawali hari. (Istimewa)

DEPOK- Untuk mengawali hari, sarapan sangat penting untuk tubuh karena memberikan energi dalam menjalani aktivitas seharian. Namun sayangnya, masih ada saja sejumlah mitos buruk yang dipercaya hingga akhirnya tak sedikit yang enggan untuk sarapan.

Padahal, menurut sejumlah pakar atau ahli, sarapan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti mengendalikan berat badan dan juga dapat mengontrol gula darah dengan baik.

Dilansir dari sahabatnestle.co.id, berikut akan dikupas tuntas lima mitos sarapan pagi yang tidak sesuai dengan faktanya.

1.Melewatkan Sarapan Demi Menurunkan Berat Badan

Sebagian besar masih percaya melewatkan sarapan untuk mengurangi asupan kalori dapat menurunkan atau menjaga berat badan secara ideal. Padahal hal ini terbukti tidak benar.

Justru sebaliknya, sarapan ternyata dapat membantu menurunkan berat badan. Sarapan mampu mencegah porsi makan yang terlalu besar di siang hari.

Jika tidak sarapan tubuh berada dalam kondisi kelaparan yang memicu otak untuk mencari asupan kalori yang berlebihan saat makan siang. Orang akan lebih tergoda dengan makanan yang tinggi kalori dan lemak dan akhirnya malah melebihi asupan kalori yang dianjurkan.

2.Tidak Ada Salahnya Melewatkan Sarapan Pagi

Mitos sarapan tersebut sama sekali tidak benar. Justru sarapan sangat penting, karena setelah semalaman, lambung diistirahatkan tanpa asupan apa pun.

Maka, saat pagi hari sudah selayaknya kita mengisi tenaga dengan mengonsumsi sarapan bergizi.

Menurut para ahli, selama tidur tubuh secara tak langsung dalam keadaan berpuasa dan gula darah akan menurun. Sarapan dibutuhkan untuk mengisi gula darah yang penting untuk memulai beraktivitas dari pagi sampai siang.

Mitos Sarapan Bikin Ngantuk dan Sakit Perut

3.Sarapan Malah Membuat kita mudah mengantuk

Mungkin selama ini banyak yang mengira bahwa jika mengkonsumsi sarapan akan menyebabkan rasa kantuk setelahnya. Padahal itu salah.

Menurut pakar nutrisi, Denny Santoso, menu sarapan yang membuat kita mengantuk, jadi bukan rutinitas sarapannya. Sebaiknya pilih menu makanan sarapan yang mengandung karbohidrat kompleks, serat baik dan protein tinggi untuk memberikan rasa kenyang lebih lama.

4.Makan Nasi Putih Lebih Banyak Agar Kenyang Lebih Lama

Di Indonesia, menu sarapan dengan karbohidrat tinggi menjadi primadona saat sarapan, salah satunya yang cukup banyak dikonsumsi adalah nasi putih.

Memang benar karbohidrat dalam nasi putih memiliki manfaat sebagai sumber energi. Namun kandungan karbohidrat di dalamnya merupakan karbohidrat simpel yang cepat diserap oleh tubuh dan memiliki kandungan gula tinggi.

Menurut American Heart Association, jika karbohidrat dikonsumsi secara berlebihan akan meningkatkan kadar gula darah dengan cepat, yang nantinya berpotensi menimbun lemak lebih banyak di tubuh.

Kondisi itu, rasa kantuk dan lapar cepat datang, hingga timbulnya risiko tinggi bagi kesehatan jantung.

Baca Juga: Ini 4 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Hujan, Pemotor Wajib Tahu

5.Konsumsi Buah di pagi hari bisa sebabkan sakit perut

Mitos lainnya soal sarapan adalah, banyak yang mengira jika mengonsumsi buah saat sarapan bisa menyebabkan perut kembung atau timbul rasa mulas. Padahal anggapan ini hanyalah mitos belaka.

Menurut dokter spesialis gizi klinik dari Departemen Ilmu Gizi FKUI, dokter Fiastuti Witjaksono, mengonsumsi buah pada pagi hari saat sarapan justru bagus untuk tubuh.

Apalagi jika dikonsumsi sebelum sarapan, selain untuk memenuhi asupan nutrisi vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh, mengonsumsi buah juga bisa mengurangi asupan kalori yang masuk sehingga kenaikan berat badan bisa dikontrol. (rul/*)