4 Cara Jitu Turunkan Tekanan Darah Jadi Normal Tanpa Obat

Ilustrasi tes tekanan darah Foto: Alodokter
Ilustrasi tes tekanan darah Foto: Alodokter

DEPOK- Bagi penderita tekanan darah tinggi maupun darah rendah, hal yang terpenting untuk dijaga adalah tekanan darah normal. Terkait hal itu, kebanyakan orang memilih untuk mengkonsumsi obat kimia atau resep dokter.

Dilansir dari Hops.id, jaringan DepokToday.com, ada empat cara ampuh untuk mengatasi persoalan tersebut tanpa bahan kimia atau obat-obatan.

Namun demikian, penting diketahui seperti dilansir Alodokter, jika tekanan darah setiap orang memang berbeda-beda, mulai dari faktor usia hingga jenis kelamin. Untuk memantau dan menjaga tekanan darah tetap normal agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan.

Biasanya, orang dewasa dengan kondisi tubuh sehat umumnya memiliki tekanan darah normal sekitar 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg. Angka 90 dan 120 menunjukkan tekanan ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh atau biasa disebut tekanan sistolik.

Sementara itu, angka 80 dan 60 menunjukkan tingkat tekanan saat jantung beristirahat sejenak sebelum kembali memompa darah lagi, atau disebut juga tekanan diastolik.

Tekanan darah normal seseorang bisa naik atau turun, tergantung aktivitas fisik yang dilakukan dan kondisi emosional yang dialami. Jadi, Anda tidak perlu khawatir ketika tekanan darah Anda berbeda dengan orang lain, selama angka tersebut tidak konsisten tinggi atau rendah dalam waktu yang lama.

Gangguan Kesehatan Terkait Tekanan Darah

Apabila tekanan darah Anda selalu tinggi atau rendah dalam waktu yang lama, hal ini perlu diwaspadai karena bisa menjadi gejala gangguan tekanan darah. Berikut ini adalah jenis-jenis gangguan kesehatan terkait tekanan darah.

Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah berada pada angka 130/80 mmHg atau lebih. Kondisi ini terkadang tidak menunjukkan gejala, sehingga penderita hipertensi tidak mengetahui bahwa tekanan darahnya di atas normal.

Selain itu, tekanan darah rendah juga perlu diwaspadai apabila penderitanya menunjukkan gejala, seperti mual, pusing, kelelahan, dehidrasi, pernapasan menjadi cepat atau dangkal, hingga pingsan.

Baca Juga: 5 Mitos Sarapan yang Banyak Dipercaya Padahal Ngawur

Faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami hipotensi, di antaranya, Kehamilan, Anemia, Penyakit Addison, Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, Efek obat-obatan, seperti obat antidepresan, penghambat alfa atau beta, levodopa (obat untuk Parkinson), dan sildenafil

Berikutut empat cara yang dapat dilakukan untuk menjaga tekanan darah normal

1.Mengonsumsi Makanan Bernutrisi

Konsumsi makanan bernutrisi merupakan salah satu cara menjaga tekanan darah tetap normal. Anda dianjurkan untuk mengonsumsi sayuran, makanan rendah lemak, biiji-bijian, serta makanan dan minuman rendah lemak.

Bagi Anda yang memiliki riwayat darah tinggi, hindari makanan yang mengandung lemak jenuh, seperti daging merah, mentega, jeroan, dan gorengan. Batasi pula konsumsi makanan yang mengandung banyak garam, seperti makanan cepat saji dan keripik kentang kemasan.

Sementara itu, bagi Anda yang sering mengalami darah rendah, ada beberapa jenis makanan yang dapat dikonsumsi, seperti sayuran hijau, daging ayam, telur, ikan asin, dan buah-buahan yang mengandung banyak air, misalnya semangka.

2.Membatasi Asupan Kafein

Konsumsi kafein berlebih atau dalam jangka panjang dipercaya dapat meningkatkan tekanan darah. Untuk menjaga tekanan darah tetap normal, Anda disarankan untuk mengurangi minum minuman berkafein, seperti kopi, teh, dan minuman bersoda, serta perbanyak mengonsumsi air mineral.

Sebaliknya, seseorang dengan riwayat darah rendah justru dianjurkan untuk mengonsumsi minuman berkafein. Meski demikian, jumlahnya pun perlu dibatasi dan hindari konsumsi jenis minuman tersebut pada malam hari.

3.Berolahraga Secara Rutin

Rutin melakukan aktivitas fisik atau berolahraga minimal 30 menit setiap harinya dapat mempertahankan tekanan darah tetap normal.

Bagi Anda yang menderita hipertensi, aktivitas fisik secara rutin dapat menurunkan tekanan darah ke angka yang lebih aman. Beberapa contoh aktivitas fisik yang bisa dilakukan, misalnya berjalan kaki, bersepeda, dan berenang.

4.Mengelola Stres

Aktivitas sehari-hari yang padat dapat menyebabkan Anda stres. Namun, stres yang tidak dikelola dengan baik dapat meningkatkan risiko terjadinya tekanan darah tinggi.

Untuk meringankan stres, Anda dapat melakukan beberapa teknik mengelola stres, seperti melatih pernapasan, meditasi, dan senam pilates.

Memantau dan menjaga tekanan darah normal dapat membantu Anda mengontrol kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Jika Anda mengalami gejala hipertensi atau hipotensi, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan diberikan penanganan yang tepat. (rul/*)