150 Komunitas Bantu Perangi COVID, Depok Kini Zona Orange  

Polisi libatkan komunitas untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Kota Depok (Istimewa)

MARGONDA– Aparat TNI-Polri telah berhasil membentuk sebanyak 150 kelompok relawan yang terdiri dari sejumlah komunitas di Kota Depok, Jawa Barat. Para relawan ini dikerahkan sebagai satuan tugas penegak disiplin, guna menekan penyebaran COVID-19.

          Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah menuturkan, dua kelompok yang baru saja dibentuk pada hari ini adalah dari komunitas ojek online dan satuan pengamanan atau Satpam.

“Kita ketahui bahwa klaster-klaster COVID-19 ini sudah masuk ke seluruh komunitas, baik itu klaster perkantoran, pendidikan, perumahan dan lain sebagainya. Karena itulah kami bentuk satgas ini, yang terdiri dari komunitas,” katanya Rabu 23 September 2020

Azis berharap, satgas penegak disiplin yang dibentuk ini menjadi pemanjangan tangan aparatur negara untuk kedisiplinan dalam upaya menjalankan protokol kesehatan di lingkungan atau klaster masing-masing.

“Mereka mengingatkan, tidak memberi hukuman. Sebagai penegak disiplin mereka mengingatkan, mengimbau, kemudian memberikan sosialisasi dan edukasi tetapi tidak melakukan penindakan karena penindakan dilakukan oleh tim terpadu saja.”

Adapun komunitas relawan yang terbentuk di antaranya adalah, relawan klaster pasar tradisional, pabrik dan pemukiman penduduk. Menurut Azis, kehadiran mereka sangat penting dan dinilai efektif guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19

“Karena mereka yang sehari-hari bergabung dengan klaster-klaster tertentu,” ujarnya di dampingi Dandim 0508 Depok, Kolonel Inf Agus Israk Miraj

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah (Istimewa)

          Salah satu buktinya, kata Azis, Depok saat ini telah turun menjadi zona orange setelah sempat bertahan di zona merah atau dengan status resiko tinggi. Ia yakin hal itu tidak terlepas dari peran aktif para relawan klaster dan sejumlah pihak terkait lainnya.

“Setidaknya mereka (satgas relawan) ini mengingatkan masyarakat. Karena kita kan tidak bisa setiap waktu bergabung, setidaknya ada yang mengingatkan,” ujarnya

Tak hanya dibekali dengan arahan seputar protokol kesehatan, para relawan ini juga diberikan bantuan paket sembako dari Polres Metro Depok.

Untuk diketahui, data resmi Pemerintah Kota Depok mencatat, jumlah kasus terkonfirmasi positif saat ini telah mencapai 3.513 orang, sembuh 2.458 orang dan meninggal dunia 118 orang.

Sedangkan pada Selasa 22 September 2020, jumlah kasus terkonfirmasi positif 3.439 orang, sembuh 2.419 orang, dan meninggal 115 orang. Itu artinya telah terjadi peningkatan kasus positif dalam satu hari sebanyak 74 orang, sembuh 49 orang dan meninggal dunia tiga orang. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here