11 PAC PPP Sepakat Usung Idris di Pilkada Depok 2020

Mohammad Idris (empat dari kanan) foto bersama jajaran pengurus PPP Kota Depok.(DepokToday/Eru)

MARGONDA-11 PAC (Pimpinan Anak Cabang) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok sepakat mengusung Mohammad Idris sebagai bakal calon Wali Kota Depok di Pilkada serentak 2020.

Kesepakatan ini dicapai melalui rapat pimpinan cabang (rapimcab) DPC PPP Kota Depok di Hotel Santika, Jalan Raya Margonda, Sabtu (4/7/2020).

“Keputusan pertama mengusung Mohammad Idris sebagai bakal calon wali kota Depok. Keputusan kedua, mengenai nama wakil wali kota menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan DPC PPP,” ujar Ketua Desk Pilkada DPC PPP Kota Depok, Mazhab membacakan keputusan rapimcab.

Ketua DPC PPP Kota Depok, Hj. Qonita Luthfiyah, menyampaikan rapimcab ini adalah tahapan kedua mekanisme partai yang harus ditempuh, untuk bisa mengusung kandidat dalam perhelatan pilkada.

Tahapan pertama yang sudah dilakukan adalah rapat pleno DPC, yang hasilnya sudah disampaikan ke DPW PPP Provinsi Jawa Barat.

“Saya mengucapkan alhamdulillah karena suara DPC bersambut dengan pimpinan anak cabang. Ini tentunya akan jadi kekuatan utuh menghadapi Pilkada pada 9 Desember 2020. Partai politik memang seyogyanya bermusyawarah untuk menghasilkan kekuatan yang keluar dari hati nurani kita,” ungkapnya.

Dengan hasil rapimcab ini, Qonita meminta 11 PAC mulai saat ini melakukan kerja-kerja politik untuk memenangkan Pilkada 2020. Terlepas dari nantinya masih harus melalui proses menentukan wakil wali kota.

“Dengan acara ini tidak ada celah diklaim. PPP resmi mengusung Pak Idris dengan Koalisi Karya Tertata. Saya minta internal PPP komitmen hari ini harus benar-benar dijaga,” tegasnya.

Rapat ini selain dihadiri unsur DPC dan PAC PPP, tampak bakal calon wali kota yang akan diusung Mohammad Idris yang juga selaku Wali Kota Depok periode saat ini, Ketua DPD Partai Golkar Farabi El Fouz, Ketua DPD PAN Igun Sumarno, Sekjen DPC Demokrat Hj. Endah Winarti, dan anggota DPRD Kota Depok, Khoirulloh Ahyari.

Sementara itu, Mohammad Idris menyambut baik pelaksanaan dan hasil rapimnas PPP Kota Depok. Menurutnya, rapimcab adalah langkah strategis.

“Tentunya saya mengucapkan ribuan terima masih. Rapimcab sangat strategis melihat saya sebagai calon kepala daerah. Rapimcab menjadi praktik penyampai aspirasi dari bawah ke atas. Setelah ini, asil ini nantinya akan diusulkan ke DPW dan DPP,” tuturnya.

Idris menyampaikan PPP pada realitasnya tidak bisa sendiri untuk mengusung dirinya di pilkada, namun harus berkoalisi. Karena itu, Idris berharap bisa membangun koalisi besar .

“Bagi saya koalisi tidak hanya untuk pilkada, tapi permanen hingga di parlemen. Sebagus-bagusnya ide atau program, kan tetap harus melalui voting di parlemen,” pungkasnya.

(eru)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here